Pergerakan pasar saham dibuka dengan kehati-hatian seiring tekanan eksternal yang masih terasa.
Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah di level 8.212,27 dengan koreksi 0,64 persen. Pelemahan dipimpin oleh sektor Infrastructure 1,23 persen dan Basic Materials 1,06 persen.
Tekanan jual juga terlihat dari aktivitas investor asing di pasar reguler. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 2,20 triliun. Saham yang paling banyak dilepas meliputi BBCA, BUMI, BBRI, GOTO, dan TLKM.
Sentimen pasar dipengaruhi sikap investor yang cenderung menahan transaksi. Kehati-hatian muncul menjelang periode libur panjang. Tekanan juga datang dari pelemahan saham sektor kecerdasan buatan di Wall Street yang berdampak ke bursa Asia.
Analisis Teknikal dan Proyeksi IHSG
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top. Posisi indeks masih berada di atas MA5. Indikator Stochastic menunjukkan dead cross.
“Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 serta indikator Stochastic dead cross. Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: BUMI, RAJA, ADRO, dan BULL,” ujar Reza Priyambada. Pernyataan ini menggambarkan potensi lanjutan tekanan dalam jangka pendek.
Proyeksi pergerakan indeks disusun dengan mempertimbangkan sentimen global. Penguatan saham berbasis kecerdasan buatan di Wall Street memberi dukungan psikologis. Namun, dampaknya belum sepenuhnya mengangkat pasar regional.
Kondisi Pasar Global dan Regional
Indeks utama bursa saham Amerika ditutup mayoritas menguat. Penguatan didorong oleh saham-saham berbasis kecerdasan buatan. Sentimen positif ini memberi sinyal optimisme terbatas bagi pasar global.
Pada pembukaan perdagangan regional, mayoritas indeks Asia melemah. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,42 persen. Indeks Kospi turun 0,28 persen.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 8.153 dan resistance pada level 8.291 dengan kecenderungan melemah,” katanya. Rentang pergerakan ini menjadi acuan bagi pelaku pasar.
Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
BUMI direkomendasikan buy dengan harga masih di atas MA5 dan mendekati MA20. Candle terakhir berbentuk white spinning top dengan dukungan akumulasi beli pada histogram hijau MACD. MACD membentuk golden cross yang mengindikasikan peluang penguatan.
Entry BUMI berada pada kisaran 288 hingga 296. Resistance berada di rentang 304 hingga 316 dengan support di level 276. Stoploss ditetapkan di 274 dengan target 342.
RAJA direkomendasikan buy karena harga masih di atas MA5 dan MA20. Candle terakhir berbentuk white spinning top dengan akumulasi beli pada histogram hijau MACD. MACD membentuk golden cross yang menguatkan potensi kenaikan.
Strategi Lanjutan dan Manajemen Risiko
Entry RAJA berada pada kisaran 4.840 hingga 4.940. Resistance berada di rentang 5.075 hingga 5.225 dengan support di level 4.640. Stoploss ditetapkan di 4.630 dengan target 5.650.
ADRO direkomendasikan buy karena harga berada di atas MA5 dan MA20. Candle terakhir berbentuk doji yang mengindikasikan peluang pembalikan arah. Stochastic menunjukkan golden cross sebagai sinyal lanjutan penguatan.
Entry ADRO berada pada kisaran 2.190 hingga 2.250. Resistance berada di rentang 2.300 hingga 2.370 dengan support di level 2.100. Stoploss ditetapkan di 2.090 dengan target 2.500.
BULL direkomendasikan buy karena harga berada di atas MA5 dan mendekati MA20. Candle terakhir berbentuk white spinning top yang menandakan peluang melanjutkan kenaikan. Stochastic membentuk golden cross yang memperkuat momentum.
Entry BULL berada pada kisaran 444 hingga 456. Resistance berada di rentang 466 hingga 484 dengan support di level 426. Stoploss ditetapkan di 424 dengan target 525.